42. Babak Akhir (b)

1243 Kata

Kembali ke rumah. Selama lima menit pertama, Lilith hanya memandangi dapur rumah ini. Meja makan yang dahulu selalu ramai sekarang sunyi. Permukaan meja, kursi serta perabotan lain pun telah tertimbun oleh debu. Lilith tidak ingat terakhir kali menginjakkan kaki di rumah. Semenjak bertemu Lucifer di kafetaria sekolah, semuanya terjadi begitu cepat. Malaikat, iblis, hal-hal supernatural lain menyelimuti hidupnya tanpa henti. Tuan dan Nyonya Wilson, orangtua asuh Lilith juga masih dihilangkan keberadaan di kota besar. Malaikat Uriel membuat mereka takkan memikirkan Lilith sampai waktu yang tak diketahui. Lilith duduk di salah satu kursi, lalu melipat tangannya di atas meja. Banyak hal yang terbesit dalam benaknya saat ini. Dia tidak tahu bagaimana kelanjutan hidupnya, lantas bagaimana de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN