Batuan neraka telah didinginkan oleh Luc. Batuannya yang memerah itu berubah menjadi kehitaman penuh rongga aneh, agak mirip seperti batuan sungai. Batuan tersebut langsung dibawanya menuju ke dalam van putih menjijikan milik George, sang Shaman legendaris. Bagian dalam van putih George tak kalah mengerikan. Pepatah yang mengatakan iblis suka menempati tempat kotor pun sama sekali tidak dirasakan oleh Luc maupun Amon. Mereka berdua iblis yang berpendapat bahwa van ini lebih kotor ketimbang hati manusia manapun. Kotor. Suram. Berlumut. Lembab. Bau udara seperti obat pencuci perut dicampur aneka muntahan kucing. Pelindung lubang hidung Luc dan Amon seolah terbakar karena kekuatan bau bagian dan mobil van ini yang luar biasa menyengat. Permukaan dinding van yang tadinya putih kini berubah

