Bab 43. Antara Maudy dan Laura

1038 Kata

Maudy menatap kamarnya atau tepatnya gudang yang dijadikan kamar itu dengan helaan nafas kasar. Setelah menerima berita buruk dari orang lain, dia bahkan masih memasak atas permintaan Zein. Belum sempat beristirahat, benar-benar pulang kerja langsung ke dapur. Dia melakukan itu, karena tak tega dengan suaminya yang mengidam. "Apa yang kau lakukan di sana, bukankah aku sudah memberitahumu. Mulai sekarang kamu akan tinggal di kamar yang sama bersamaku. Aku sudah menunggumu sejak tadi, tapi kau malah tetap di sini," ucap Zein seperti tidak terjadi apa-apa diantara mereka. Maudy kecewa dan mengepalkan telapak tangannya erat, kemudian menatap Zein dengan tajam. "Aku hanya ingin tinggal di gudang, sejak awal di sanalah kamarku!" tegas Maudy membuat Zein terlihat geram. "Jangan membanta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN