Bab 25. Perhatian Zein

1045 Kata

"Aku sudah duga, kau sangat manis Maudy. Ck, harusnya aku melakukannya sejak awal, atau setidaknya setelah kejadian malam itu kita mengulangnya lagi!" ungkap Zein terlihat puas. Maudy tampak letih dan juga jengkel dengan ucapan itu. Namun, Zein belum selesai. 'Sayang sekali, ajaran Mama selama bertahun-tahun sedikit membentuk prinsip hidupku. Aku paling anti memaksakan sesuatu, dan sekarang aku menyesal. Namun, tak mengapa. Untuk seterusnya aku bisa bebas menikmati-mu. Kamu milikku sampai bosan!" jelas Zein terdengar brengs*k dan membuat Maudy kesal. Sementara itu, Zein memang tak begitu ingat saat mereka melakukannya pertama kali. Bagaimanapun juga saat itu, mereka sama-sama kurang sadar dan sama-sama dalam pengaruh sesuatu. "Bre--" "Ssstt!" Zein langsung menaruh telunjuknya di d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN