Esok harinya brian memasuki sekolah dengan pandangan datar, dingin dan tajam. Dia cuman luka dipelipis, dan lecet lecet saja. Tidak ada yang parah. Dan kata kata crystal menjadi nyata, crystal gak ngehubungin brian sama sekali. Diamond dan ksatria jadi menjauhi brian. Mereka juga takut kalau jadi incaran musuh brian. Seketika brian membeku melihat crystal dirangkul oleh levin. Mereka berdua tertawa tanpa beban. Crystal dan levin menatap brian dengan senyum mengejek. "Lo pikir enak dijauhin pacar sendiri ups-- mantan pacar" ralat levin meledek. Brian mengepalkan tangannya dan menatap crystal tajam "Apa? Gua cuman gak mau jadi korban lagi. Cukup untuk semuanya" Bugh Satu pukulan didapatkan oleh levin. Pak bos menatap levin datar. "b******k!" Maki pak bos, levin mengusap darah di ujung

