"Dalam urusan apapun, jangan pernah berdua dengan Setya, bukannya aku posesif, tapi aku melihat dia menyukaimu," ujar Fariq saat mereka beranjak tidur, setelah mama dan papa Fariq pulang, memberi tahu bahwa dua minggu lagi mereka akan mengunjungi Razel di Papua bersama Verina tentunya, papa mama Fariq menawarkan Aca dan Fariq ikut, meski mungkin hanya sebentar, berangkat jumat malam dan kembali ke rumah minggu malam. "Baiklah, aku akan bercerita agar kamu tidak penasaran lagi, Mas Yu atau Pak Setya...," belum selesai Aca berbicara Fariq bangkit dan berada di atas badan Aca, Aca yang berada di bawah Fariq merasa kaget. "Sayang, kamu..kenapa?" tanya Aca kaget. "Jangan bilang jika kalian pernah pacaran," tatapan Fariq seolah mengintimidasi, Aca mendorong badan Fariq sekuat tenaga, hingga

