Aca memeluk ibu mertuanya, dari balik kaca para perawat dan dokter berusaha menyelamatkan nyawa papa mertuanya, Aca melihat itu semua dari balik kaca yang buram, buram karena ia melihat wajah-wajah perawat serta dokter yang terlihat menyerah. Aca melihat dr. Aldo yang geleng-geleng kepala pelan, lalu berjalan ke luar dan mama mertuanya lepas dari pelukannya berlari pada dr. Aldo. "Aldo, Ferdi baik-baik saja kan, iya kan Aldo," teriak mama Fariq dengan berurai air mata sambil menarik-narik jas putih dr. Aldo. Wajah dr. Aldo sedih ia kehilangan kata-kata, salivanya tertelan terasa berat. "Ferdi telah pergi Elsi, sabar Elsi," dan dr. Aldo berusaha menenangkan mama Fariq yang berteriak histeris memukul-mukul dadanya. Fariq berusaha memeluk mamanya, menariknya dalam pelukannya, meski a

