#41

1340 Kata

"Mari dok, silakan masuk, kebetulan kami sedang makan malam, mari mari, Savana, ayo nak ajak papamu makan malam," ujar Bu Heru. Savana menatap wajah papanya yang terlihat lelah, ada sebersit rasa kasihan, namun ia ingat lagi, betapa sulitnya ia meraih cinta papanya, dan hatinya jadi semakin sakit saat mengetahui kenyataan jika ia diambil karena peristiwa kecelakaan itu, ia bukan anak kandung Alfredo Adi Negoro. Savana berbalik menuju ruang makan tanpa mengajak papanya. dr. Aldo memilih duduk di ruang tamu dan Bu Heru menemani, berusaha memberikan pengertian agar Savana diijinkan menginap di rumahnya meski hanya sehari. "Tidak apa-apa kan Pak jika Sava menginap di sini sehari saja?" tanya Bu Heru dan dr. Aldo mengangguk. "Mungkin terlambat bagi saya meraih cinta Savana bu, saya inga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN