"Ibuuu," suara Savana mengagetkan Bu Heru yang baru saja memakai baju tidurnya. "Savana, kok ke sini nak, tidurlah di kamar tamu sana, di sini tidak seluas kamar kamu, memang kasurnya besar tapi ibu kawatir kamu tak nyaman kalau di sini," ujar Bu Heru sambil membetulkan baju tidurnya dan berjalan mendekati Savana yang ada di mulut pintu. Savana diam saja, ia menatap wajah ibunya yang masih terlihat cantik, dengan rambut tergerai sebahu dan ada beberapa lembar warna perak di rambut ibunya, namun tidak mengurangi kecantikannya, serta kulit putih ibunya dapat terlihat jelas karena menggunakan baju tidur tanpa lengan. "Boleh Sava tidur dengan ibu?" tanya Savana. Senyum Bu Heru mengembang dan memeluk Savana. "Baiklah untuk malam ini saja, besok kamu harus kembali pada papamu, bukannya i

