Tiga puluh satu Jamima bergegas melepas sepatunya, menggantinya dengan sandal cantik kiriman dari sang kakak, Jelita. Keluar rumah tanpa mengunci pintu agar saat bapak kembali nanti tak menunggu diluar terlalu lama, lagipun apa yang hendak dicuri dari rumah reot dengan harta benda usang itu. Dia masuk ke dalam mobil, duduk di jok tengah mendampingi Ibu yang sudah lebih dulu masuk. Sementara Tian sendiri duduk dibalik kemudi untuk siap membawa mereka ke rumah sakit terdekat. Tempat yang sama dengan saat Jelita dirawat dulu. Sepanjang jalan Jamima nampak sangat gelisah, dia terus saja menatap ke arah Tian. Cowok yang menjadi kepercayaan Ferdy itu sadar bahwa Jamima sejak tadi memperhatikannya, tak seperti biasanya gadis itu hanya duduk diam memainkan ponsel saat mengantar sang Ibu. Saat

