Kejahatan Tian

1806 Kata

Delapan puluh lima Jelita mencari-cari Jamima tapi gadis itu tidak ada di rumah. Dia tak bilang kalau dia akan pergi keluar. Jelita agak cemas jika Jamima mulai berkeliaran lagi. Dia takut kalau kejadian bersama Rere akan terulang lagi. Tapi, Gabrian pernah meyakinkannya bahwa gadis bernama Rere itu bahkan sampe sekarang tak pernah muncul di kampus, dia seperti orang dengan gangguan jiwa. Setiap hari hanya berdiam diri di kamar saja. Mengurung diri dan tak mau melakukan apapun, juga tak mau bertemu siapapun termasuk sahabat kentalnya. Ferdy datang bersama Tian, waktu menunjukan pukul tujuh malam. Jelita menyambut keduanya di depan pintu. Dia sejak tadi duduk di teras rumah, berkali-kali mengecek jam di layar ponselnya karena cemas tentang keberadaan adiknya. “Om..” sapanya. Ferdy mende

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN