Langit sudah mulai gelap dan Gavriel baru saja tiba di Bandara, tidak seberapa lama kemudian bodyguardnya datang untuk menjemput. Mobil mewah itu membawanya melesat menuju sebuah gedung apartemen. "Ini gedung apartemennya?" tanyanya pada para bodyguard tersebut. "Benar, Tuan. Di gedung ini Nona Azriya tinggal." Gavriel mengangguk. Kemudian ia meminta kepada salah satu bodyguard untuk membeli bunga dan juga makanan, lantas meminta mereka menaruh itu semua di depan pintu unit milik Azriya. Dari layar ponselnya, Gavriel dapat melihat Azriya yang kebingungan dengan barang-barang kirimannya saat baru saja membuka pintu. Raut wajah itu begitu menggemaskan baginya. Ah, andai saja Gavriel bisa memberikannya langsung. Namun, lagi-lagi dirinya harus bisa bersabar. "Semoga kamu suka dengan maka

