"Bagaimana?!" tanya Gavriel pada anak buahnya yang berada di seberang telepon. "Maaf, Tuan. Kami belum menemukan Nona Azriya, tetapi Dokter Andreas ada di rumah sakit. Apa kami perlu menanyakan tentang Nona Azriya kepadanya?" jawab pengawal tersebut. "Jangan. Biar itu menjadi urusanku." "Baik, Tuan. Kami akan mengawasi Dokter Andreas dari luar." TUT! Gavriel melepaskan sambungan earphonenya dan lantas melajukan mobil menuju rumah sakit. Mungkin dirinya nanti akan terkesan seperti orang bodoh saat menanyakan keberadaan Azriya. Namun, ia tidak bisa menahan ini lebih lama. 'Entah kenapa kamu benar-benar membuatku tertekan, Riya!' batinnya geram. • Mobil mewah tersebut sudah berhenti di parkiran gedung pencakar langit Oran's Hospital. Langkahnya sedikit gugup saat menginjakkan kaki di

