Part 29Yasmin "Jadi kita ke arah mana ini, Bu?" Supir taksi bertanya sembari melajukan mobil pelan keluar area perumahan. Aku menyeka air mata, belum tahu mau pergi kemana. "Jalan saja dulu ke arah kota, Pak." Jika Nadya membawa Nuna ke rumah Riani, kemungkinan di daerah kota dekat dengan tempat tinggal Nadya kemarin. Kubuka ponsel, mencari nomor kontak orang HRD yang biasa menangani kegiatan kantor bersamaku. Alamat Riani pun akhirnya kudapatkan darinya. Nuna, dia putriku yang sangat istimewa. Tak pernah rewel, selalu riang dan mudah menangkap apa saja yang kami ajarkan. Tiga tahun aku dan Mas Yudha menunggu kehadirannya hingga terlahir melengkapi pernikahan kami. Teringat saat aku ingin Nuna memanggilku Umi dan Mas Yudha dipanggil Abi, namun suamiku ingin dirinya dipanggil Papa. Ent

