“Aishhh... pagi-pagi aku harus di kejutkan dengan hal seperti ini” Gerutu Detektif Jo yang langsung terperanjat setelah mendengar apa yang baru saja Bryan katakan. “Kau-... maksudku kita harus bagaimana sekarang?” “Apa kita akan tetap menyusup ke dalam gedung sebagai seorang teknisi hari ini?” Opsir Dean pun yang mendadak harus terlibat, kini jadi ikut pusing memikirkan keadaannya. “.....” Bryan kini diam, namun keras isi kepalanya berputar, berpikir mengenai jalan keluar masalah yang tiba-tiba itu. “Ah kanapa aku tidak membuka handphoneku semalam???” Bryan jadi menyesali apa yang telah terlewatkan olehnya, kedua tangannya kini mengacak-acak kepalanya, gemas, frustasi sendiri karenanya. “Okey, tenang dulu, kita pikirkan bersama” Detektif Jo yang nampaknya bisa jauh lebih

