Sementara Gadis sibuk mencoba untuk menghubungi Bryan dengan berbagai macam alasan kepada Leon, yang di hubungi kini justru malah sedang asyik tertawa, terbahak-bahak bersama setelah menjalankan rencananya bersama detektif Jo dan opsir Dean sebagai awal untuk membebaskan dokter Park. “Hahahah...” “Dasar rubah licik!!” “Kau sendiri bukankah seharusnya kau bisa tak tertipu oleh rubah licik sepertiku ini, berarti kau itu jaksa bodoh!! Hahahaaa...” “Hahahah...” Ucap dan tawa opsir Dean dengan beraninya begitu kepada Bryan, jika bukan karena pengaruh alkohol yang sudah di tegaknya dari berkaleng-kaleng bir malam ini, ia pasti tak akan berani dengan lantanya meledeki Bryan demikian. “Benar-benar... Bryan memang jaksa yang hanya pintar berbicara dan membual, lalu menyombongkan dirinya

