Audrey - 12

1476 Kata

Audrey menahan napas ketika Malvino menjulurkan lidahnya yang kemudian ia sentuhkan ke leher sang wanita. Menelan ludah susah payah, Audrey pun mengepalkan sebelah tangannya saking tak kuasa menahan gairah yang tiba-tiba melanda. "Meski belum mandi, aroma tubuhmu selalu memabukkan. Mendadak, aku jadi lapar ... ingin memakanmu," cetus Malvino berterus terang. "Ja-jangan!" seru Audrey gelagapan. Sontak, Malvino pun menarik wajahnya lantas menatap wanita di hadapannya dengan sebelah alis terangkat. "Kenapa? Kau mau mulai memberontak lagi, huh?" tatap pria itu mengintimidasi. Membuat jantung Audrey berdetak kencang seperti baru saja selesai diajak berlari marathon. Audrey menggeleng, "Bu-bukan seperti itu. Tapi--" "Maka ikuti saja keinginanku!" putus Malvino tak mau dibantah. Lalu, ia pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN