Saat memasuki waktu makan siang, Malvino pulang dengan raut berseri di wajahnya. Meninggalkan mobil yang selalu ia parkirkan di tempat biasa, kini pria itu tengah berjalan menuju beranda rumahnya. Akan tetapi, belum sempat ia mencapai pintu, seseorang memanggil namanya hingga membuat Malvino menoleh ke pusat suara. "Nyonya Roseline," gumam pria itu kala mendapati sosok wanita paruh baya yang saat ini sedang berjalan hendak mendekatinya. "Apa, kedatanganku ini mengganggumu?" tegur Roseline sesampainya di depan Malvino. Mengulas senyum seadanya, pria itu lantas menggeleng. "Tentu tidak. Tapi, hal penting apa yang membuatmu sampai harus menghampiriku? Apa, ada sesuatu yang ingin kau sampaikan?" tanya Malvino berusaha menebak. Roseline memamerkan senyuman lebarnya. Lantas, ia pun mengul

