Audrey - 46

1845 Kata

"Sungguh?" pekik Audrey dengan mata yang membulat. Dia baru saja mendengarkan sepenggal cerita yang sudah dilontarkan oleh bekas teman kerjanya saat ia menjadi karyawan di perusahaan Jack Advertising. Ya, setelah tanpa sengaja ia bertemu dengan temannya itu sewaktu sedang berjalan di koridor klinik, kini ia pun digiring oleh teman prianya tersebut ke sebuah kafe yang letaknya tak jauh dari klinik itu sendiri. "Tapi, bagaimana bisa? Bukankah kau sudah sangat dipercaya oleh Tuan Abraham. Lalu, kenapa dia malah memutasimu ke sini? Apa, kau melakukan sebuah kesalahan?" lontar Audrey menghujani temannya itu dengan sejumlah pertanyaan. Kontan, teman pria yang tak lain adalah Darius Dansdle lantas menghela napas kala mendengar beberapa pertanyaan yang wanita di hadapannya ajukan. Entah ia h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN