Setibanya di apartemen, Audrey melangkahkan kakinya memasuki lift mengikuti Malvino yang berjalan mengomando. Meski sebenarnya terasa berat untuknya kembali ke unit si tuan penerkam, tapi apa boleh buat? Toh Malvino pun sudah telanjur menemukannya di saat seharusnya wanita itu sudah tidak lagi berarti bagi dirinya ketika telah ada wanita lain yang mengisi kehidupannya kini. Namun ternyata, Malvino itu tipe-tipe pria rakus ya. Ketika ia memiliki satu wanita, ia bahkan tidak akan melepaskan wanita lainnya dengan sangat mudah. Pikir Audrey menduga. Tak lama kemudian, kedua manusia itu pun sudah sampai lagi di dalam unit milik Malvino. Lantas, seakan sudah tak ada lagi yang hendak dibahas, Audrey pun memutuskan untuk langsung masuk ke kamarnya saja dibanding meladeni si tuan penerkam yang t

