Tepat pukul 5 pagi, Audrey terjaga dengan sendirinya. Sepintas, ia pun mengusap mukanya setelah secara perlahan menarik diri untuk bangun dari posisi berbaringnya. Beruntung Malvino sedang tak memeluknya, maka Audrey pun bisa dengan leluasa merayap diam-diam meninggalkan ranjang king size si pria. Namun sebelum ia benar-benar pergi, Audrey pun menatap tubuh telanjang pria itu untuk beberapa saat. Senyumnya terukir tanpa sadar kala ingatannya kembali melambung ke momen terindah yang semalam ia alami. Betapa ia bahagia sekali saat akhirnya bisa disentuh dan menyentuh Malvino tanpa ditahan-tahan lagi. Tubuh atletis yang sekarang sedang dalam keadaan tertelungkup itu sudah berupaya keras untuk memuaskan Audrey tadi malam. Tiga kali putaran mereka lakukan tanpa rasa lelah. Hingga di akhir saa

