Part 67

1451 Kata

Luna memarkirkan mobil kesayangannya di bawah pohon yang rindang. Bukannya segera turun dan bergegas pergi memasuki area kampus, Luna justru lebih memilih untuk tetap berada di dalam mobilnya. Kedua tangannya bahkan masih memegang kemudinya. Yang bukannya segera mengendur dan melepaskan saat mobilnya sudah terparkir, Luna justru semakin memegang kemudinya dengan sangat erat, dan dengan pandangan yang menatap kosong ke arah depan. Ingatannya tentang apa yang ia terima semalam, juga tadi pagi kembali mengusik pikirannya. Menghadirkan gejolak rasa yang saling bergantian. Memunculkan sejuta tanya, rasa ingin tahu, dan juga prasangka. Meski Luna belum memiliki pengalaman dalam hal asmara, tapi tentunya sebagai penyimak dan pengamat kisah asmara orang - orang di sekitarnya, juga dari beberapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN