"Hiks hiks" sedari tadi Fattan tidak berhenti menangis padahal Hasna sudah bilang jangan nangis tapi tetap saja menangis sampai-sampai Reynand memberhentikan mobilnya ia tidak tahan mendengar tangisan anaknya. "Loh mas kok berhenti?" Tanya Hasna "Keluar" perintah Reynand ia tidak tega melihat anaknya menangis tapi dirinya masih kesel dengan istrinya. "Kasihan anak kita loh mas, Fattan masih sakit" ucap Hasna menatap wajah suaminya yang sudah marah padanya. "Saya bilang keluar yah keluar ngerti nggak" dengan nada berbicara tinggi membuat anaknya menangis kejer. "Tapi mas" Hasna bingung juga jika dia keluar dari mobilnya kasihan anaknya sedang sakit tapi mau bagaimana lagi ia tidak mau membuat suaminya marah besar. "Keluar atau saya paksa" Reynand memalingkan wajahnya ia tidak tega jik

