Setelah seharian berkutat dengan berkas-berkas, Valerie dan Caesar menyempatkan diri singgah ke C’dride bar. Valerie langsung memesan cocktail favotitnya untuk merayakan hari yang berat ini bersama Caesar dan Mark. Mark yang baru saja selesai latihan balapan juga menyempatkan diri menemui dua sahabatnya. Antonio? Sepertinya pria itu membalaskan dendamnya karena satu minggu tidak bisa berpacaran dengan banyak wanita. Valerie menarik nafas panjang, ia bersyukur berhasil melalui hari pertamanya sebagai CEO meskipun banyak kesulitan. Harus ia akui, kehadiran Darrel sangat membantunya sekaligus mengganggunya. “Bagaimana hari pertama kalian?” tanya Mark yang merasa iba dengan dua sahabatnya yang terlihat kelelahan. Valerie menguncir rambut panjangnya, serta menggulung lengan bajunya, gadis i

