Valerie melangkah dengan lemas. Ia meletakkan tas-tas berisi belanjaannya bersama dengan Zara. Padahal Valerie bersikeras untuk tetap bersama Zara agar Darrel bisa bekerja bersama Sandres. Tapi Zara tidak mengijinkannya dengan alasan yang menyebalkan. Ia harus mendampingi Darrel. Menyebalkan bukan? Untuk apa mendampingi pria itu? Ia ingin bersenang-senang. Tunggu, bukannya bagus jika Darrel memiliki kesibukan? Pria itu jadi tidak akan mengganggunya, benar. “Kenapa kau mendadak tersenyum? Setelah beberapa detik yang lalu wajahmu bakan lebih menyeramkan dari monster.” Darrel bergidik ngeri. Raut wajah Valerie berubah dengan cepat. Apa gadis itu merencanakan sesuatu yang buruk padanya? “Apa Sandres sudah sampai?” “Kenapa kau menanyakan dia?” “Aku bisa berkendara dengan motorku selama

