“Good morning!” Sapa Valerie, gadis itu terbangun karena wangi masakan Zara yang sangat menggoda. “Apa ini?” Valerie segera mendekati Zara, mencari sumber wangi yang ternyata sedang di masak oleh Zara. “Nasi goreng,” “Oh, aku pernah mendengarnya. Pasti enak!” Valerie lalu duduk manis di hadapan Darrel. Pria itu tengah sibuk dengan tablet di tangannya. Memantau beberapa pekerjaan di New York yang harus ia tinggalkan secara mendadak. “Val,” panggil Darrel. Mendadak ia membutuhkan sekretarisnya, dan sementara memang Valerielah sekretarisnya. “Change mode. Sekarang kau adalah sekretarisku, bukan istriku. Paham?” “Huh? Apa author perlu mengganti judul cerita ini menjadi sekretarisku bukan istriku?” Omel Valerie secara random, Darrel terkekeh. Meski ia tidak paham apa yang dibicarakan

