D.C | Part 26 – Same but Different

1745 Kata

Valerie menatap sekeliling saat mobil sport yang ia tumpangi berhenti di depan halaman rumah khas Bali, ada rasa gugup saat Darrel membukakannya pintu dan mengajaknya untuk masuk ke dalam rumah. “Ah, aku tunggu di sini saja ya,” Valerie menarik tangannya dari genggaman Darrel, “Kenapa? Nenek bukan orang yang jahat. Dia sangat asyik, meski kadang cerewet seperti Zihan. Dia pasti akan sangat senang bertemu denganmu.” “Lihat siapa yang membuat keributan di sini,” ujar seseorang dengan suara yang lembut, Valerie menoleh. Nenek Darrel masih terlihat sangat kuat, dan cantik. Valerie menebak nenek Darrel memang berasal dari Indonesia, terlihat dari wajahnya dan postur tubuhnya yang khas. Tapi harus Valerie akui, nenek Darrel ini masih terlihat cantik. Apalagi, pakaian yang ia kenakan juga d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN