Kepergian Langit

1830 Kata

Usai diperbolehkan pulang, Bulan sekarang sudah berada di kamarnya bersama Gala. Mereka berdua butuh banyak beristirahat, walau terkadang tamu-tamu undur datang ke rumah. Orang yang datang kebanyakan dari sahabat Bulan, dan tetangga rumah. Bu Meyta sendiri cukup memiliki banyak teman arisan, hingga mereka sengaja datang untuk memberikan hadiah dan doa untuk Gala tentunya. Rumah sangat ramai selama beberapa jam. Dari mereka yang datang, terlihat juga Rion di ruang tamu. Dia menyempatkan diri datang di sela kesibukannya untuk menemui sahabatnya. Barang bawaannya dari Jakarta paling besar dari yang lain, bahkan barang itu langsung disambar dua adik Bulan untuk dibongkarnya dalam kamar. “Aku mendapat titipan dari Kania, katanya dia mau memberi hadiah juga untuk keponakan pertamanya,” ujar Ri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN