Bulan mengikuti langkah Langit menuju kamar pribadi mereka. Menerima raut wajah kurang menyenangkan dari suaminya, Bulan khawatir ibunya akan tahu masalah yang dihadapi anaknya. Bulan merasa sudah cukup masalah yang menimpa keluarganya. “Kenapa kamu pulang? Apa sebegitu penasarannya kamu sampai tidak mau membebaskanku bertemu dengan mereka?” tanya Bulan. Langit yang mulai melepas jas dan aksesorinya menoleh sebentar disertai tatapan datar. “Apa harus begini responsmu kepada suami yang baru pulang kerja?” ujarnya seraya memberikan jasnya pada Bulan. “Aku Cuma tanya. Lagi pula, aku yakin tidak ada lagi urusanmu di rumah ini kecuali membuat masalah dalam hidupku.” “Masalah? Contohnya?” “Masalah karena kamu sudah melarangku bertemu keluargaku sendiri. Bilang apa alasannya? Kenapa kamu ter

