Bab 11.A

1235 Kata

"Saya bangga memiliki kamu." Hidung Riana mengembang marah. Ia melangkah ke depan dan langsung membuka pintu ruangan Fey dengan kencang. Baik Geo dan Fey yang melihat itu sontak saja langsung menatap ke arah Riana. Keduanya terkejut. Terutama Geo. Sedang apa gadis ini di kantornya?! "Kak Geo jahat! Keluar!" Teriak Riana tiba-tiba. Gadis itu bernapas tidak teratur dan terkesan terengah-engah karena menahan tangis. Matanya sudah memerah dan kini badannya ikut gemetar. Bibirnya menyungging ke bawah. "Kak Geo!!" Jerit Riana lagi. Geo mengambil napas dalam-dalam dan mengatakan untuk pergi sebentar pada Fey. Selama perjalanan menuju Riana, Geo bergegas memakai sarung tangan bulu berwarna putihnya. Dan setelah terpasang sempurna serta tepat berada di depan Riana, Geo cengkram dengan kuat p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN