Bab 11.B

1246 Kata

Riana mengetukkan sepatunya ke lantai beberapa kali. Menahan kegugupan yang menyerangnya saat ini. Kedua mata sipitnya juga beberapa kali menatap ke arah mata tajam Geo. Setelah bertengkar hebat yang kembali mengundang beberapa pegawai mendengarnya, keduanya akhirnya terlerai. Atas bantuan Fey. Perempuan berhijab hitam yang kini duduk di sebelah Riana. Perempuan yang menjadi orang kedua yang tahu sindromnya, sebagai "orang luar". "Kamu bisa kembali bekerja, Fey. Saya akan melihat laporannya nanti," titah Geo. Sepertinya lelaki itu tidak nyaman karena kedatangan Fey. Lelaki ini tidak berucap panjang lebar sedari tadi. Hanya mengangguk atau menggeleng. Dan jika sempat, Geo akan bicara. Itupun singkat. "Baik, Pak. Kalau begitu saya permisi," pamit Fey dan pergi berlalu. Meninggalkan Riana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN