"Kamu emang suka gurita?" "Suka kayanya. Gak pernah makan yang dibumbuin. Biasanya itu makan yang ada di dalem kimbab." "Kalau begitu, kenapa pesan?" "Penasaran sama rasanya." Geo hanya mampu menatap datar gadis polos ini. Ada beribu rasa tak tega melihat wajah calon istrinya yang sembab dan lagi-lagi karena dirinya. Tapi apa boleh buat, gadis ini harus bisa menguatkan mental. Setidaknya hanya untuk menghadapi dirinya yang terkadang selalu lost kontrol. "Kamu masih marah sama saya?" Tanya Geo. Lelaki itu tidak suka melihat Riana yang diam saja dengan wajah murung. Seperti tertekan dan merasa ketakutan. Saat mereka sampai di restoran saja banyak pasang mata yang melihat. Dan entah apa yang mereka pikirkan ketika melihatnya, yang pastinya itu bukan hal baik. Karena Geo tadi sempat men

