Bab 3.B

1213 Kata

Chandra memijat kepalanya yang terasa pening bukan main. Matanya menutup seraya berdecak pelan melihat teman satu apartemennya itu tak henti berjalan. Berbolak-balik dan bibirnya sesekali menggerutu. Mengucapkan kata-kata yang sama sampai Chandra hapal betul gerutuan gadis itu. "Na.." "Ck! Ana itu gak bisa masak! Emang Geo nyari istri buat jadi pembantu?! Ihh! Awas ya Nenek sihir! Aku bilangin sama Geo baru tau rasa!" Ya. Itu gerutuan yang sudah lebih dari 10 kali Riana katakan. Gadis itu sesekali menghentakkan kakinya kesal. Jika saja ia tak bertemu Nenek Geo, mungkin acara tadi bisa seromantis itu. Dan ia percaya bahwa acara pertunangan itu akan sangat berkesan baginya. Sialan memang Nenek tua itu! "Na, gua udah pusing. Besok juga ada kelas pagi, jadi maaf ya. Lo sendiri aja di sin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN