"Lo ambil garem. Heh! Itu gula! Jangan asal masukin dulu!" Riana terperanjat kaget dan langsung menaruh kembali kotak kecil yang katanya berisi gula bukan garam. Dengan mata polos, gadis itu menatap wajah Chandra yang kini terlihat frustasi. "Matiin kompornya itu! Aduh, nanti gosong dong!" Chandra buru-buru menghampiri Riana dan mematikan kompor listrik yang sedari tadi menyala. Ia lihat sayur yang ada di panci kecil itu sudah sangat sedikit. Alias terradius. Mata kecil Riana yang masih menampakkan wajah polos namun menyebalkan itu diraup habis oleh tangan Chandra yang lebar. "Dengerin intruksinya, dong!" Gerutu Chandra dan malah dibalas kekehan kecil dari Riana. Lihat?! Tampak seperti bayi baru lahir, kan? Tuhan, beri kesabaran penuh pada Chandra kali ini. "Ini kita masak sayur ap

