》》☆《《 Aku menatap sebuah foto yang terpampang di depan mata. Foto berukuran raksasa itu menempel di dinding kamar pengantin ini. Foto itu diambil sebulan yang lalu begitu Om Ali mutusin buat nikahin aku. Aku bahagia banget waktu itu. Dan sekarang aku berdiri di sini, sebagai calon pengantin wanita. Beberapa jam lagi proses ijab qabul akan dilaksanakan. Aku udah siap dengan kebaya simple berwarna putih dengan rambut disanggul serapi mungkin. Pintu kamarku terbuka perlahan menampilkan sosok Nick yang tampak gagah dengan balutan tuxedo hitamnya. Kakinya melangkah masuk dan berdiri di depanku. Matanya menatapku mulai dari ujung kepala hingga kaki. "Lo cantik banget!" pujinya tulus. Aku tersenyum tipis menanggapinya. "Thanks udah mau dateng!" sahutku. Nick mengangguk kecil. "Semoga jalan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


