*** DEG! Sean mengernyit dalam saat melihat sekelebat bayangan sosok wanita melewati sebuah sudut sepi di club itu. Sean berusaha mengejar dengan sekuat yang ia bisa. Pria itu menerobos segerombolan tubuh yang sedang menari di tengah lantai dansa itu. Suara yang memekakkan telinga tak membuat Sean berhenti untuk mencapai sosok wanita tadi yang ia yakini adalah Bella. Sean bahkan tak perlu menyia-nyiakan waktunya hanya untuk meminta maaf pada orang-orang yang ia tabrak bahunya. Sean menggeram marah saat tubuh yang menari itu semakin banyak memenuhi lantai dan kembali menutup jalannya menuju Bella. “s**l! Akan aku beri pelajaran kalian semua. Minggir!” bentak Sean yang sudah tak bisa menahan emosinya lagi. Pria itu bahkan memberikan pukulan telak ke wajah seorang pria yang menghalangi pan

