48. Membuntuti

1101 Kata

*** Malam itu, semuanya berjalan seperti biasa. Dean yang pulang dan Sean yang kembali tidur di ranjangnya bersama sang tunangan. Namun yang berbeda adalah Bella yang sejak tadi terlihat gelisah. Ada apa dengan wanita itu? Sean memutar tubuhnya untuk menghadap Bella dan bertanya, “Apa yang membuatmu gelisah, hm?” Sean sedikit kasihan melihat keringat yang membasahi pelipis wanitanya. Yang ia harapkan Bella terbuka padanya, tapi sayangnya wanita itu tidak ada niat sama sekali untuk membagi cerita bersamanya. Karena Bella yang tidak mau jujur, alhasil Sean mengelus perut Bella yang sedikit menonjol memperlihatkan perkembangan sang janin. “Anak Papa baik-baik di sana, jangan buat Mama mu gelisah, Nak.” Bella tertegun dengan ucapan Sean yang begitu dalam. Hatinya bergetar karena rasa bers

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN