Setelah selesai makan siang di kantin revan dan ratu memilih duduk di koridor sekolah bercerita yang diselingi dengan candaan revan yang sukses membuat ratu terus tertawa.
" Oh ya sayang,dikelas kamu ada murid baru gak cowok ?."
" Ada kenapa van ?."
" Dia tuh sepupu aku,rumahnya juga deket dari rumah kamu."
" Sepupu ? serius kamu,terus apa kamu tadi bilang,dia tinggal deket dari rumah aku ? tapi kok aku gak tau yaa."
" Iya,disebrang rumah kamu itu rumah dia,yaa jadi deket dari rumah kamu."
" Sepupu kamu baru pindah ya ?."
" Iya baru pindah,kemaren terus langsung masuk sekolah ini deh,oh ya nanti ikut aku yaa ke rumah sepupu aku,keluarganya mau ngadain acara selametan karna baru pindah gitu."
" Harus banget yaa aku ikut ?."
" Iyaa kamu harus ikut sayang,biar nanti aku kenalin ke kakek aku sama nenek aku disana kalo kamu itu pacar aku,mau kan ?."
" Emm,iyaa deh tapi jemput yaa nanti."
" Siap pacar." ucap revan diselangi tawa mereka bersamaan.
**
Bel pulang pun berdering dengan keras,siswa dan siswi berbondong-bondong keluar kelas untuk pulang ke rumah,revan yang sudah menunggu didepan kelas ratu disambut dengan senang oleh ratu,mereka pun berjalan beriringan menuju parkiran dan revan pun mengantar ratu pulang ke rumahnya.
Sesampainya didepan rumah ratu,revan memberhentikan mobilnya didepan rumah ratu dan ratu pun turun dari mobil revan.
" Aku pulang dulu yaa,bye."
" Hati-hati dijalan,jangan ngebut loh yaa." ujar ratu memperingati sembari melambaikan tangan bersamaan dengan mobil revan yang berlalu pergi,sebelum masuk ke rumah ratu melihat rumah di depannya,rumah yang dimaksud revan tadi,rumah arkan sahabat masa kecilnya dulu dan akhirnya ratu memutuskan masuk ke dalam rumahnya.
**
Malam harinya revan dan ratu sudah berada di kediaman arka,disana sudah ramai dengan tamu undangan yang akan ikut serta meramaikan syukuran atas kembalinya arka dan keluarganya dan syukuran berjalan dengan lancar semua orang sibuk berbincang-bincang sedangkan sang tua rumah Arkansa Danendra sibuk menyendiri memegang sebuah bando polkadot berwarna pink dan terus menatapnya kosong.
" Lo kenapa ka ? ." Kehadiran revan yang tiba-tiba itupun mengejutkan arka dan dengan cepat arka menyembunyikan bando polkadot yang dipegangnya sedari tadi.
" Nggak ."
" Jangan dingin-dingin banget lah sama gue,gue kan saudara lo juga kali' bukan orang asing ."
" Udah gue ke kamar. "
Arka pun meninggalkan revan sendiri dan pergi menyendiri didalam kamarnya.
**
Malam pun semakin larut para tamu mulai pulang kerumah masing-masing,sedangkan arka ia memilih duduk di bangku dekat balkon kamarnya sembari menatap ke arah rumah Ratu,dan kembali memegang bando polkadot berwarna pink itu.
" Gue kangen sama lo,gue pengen kita bareng kayak dulu lagi pas waktu kecil,gue cuma takut lo benci sama gue karna gue ninggalin lo sendiri disini tanpa siapapun ."
Co be continue☺❤