Amel terus menatap Vino sepanjang perjalanan ke sekolah. Mengapa Vino kelihatan semakin cakep saja? Mungkin matanya mulai gak beres! Vino nampak sempurna tampannya kayak lukisan hitam putih. "Sudah puas melihat diriku? Apa aku terlihat tampan?" tanya Vino narsis. "Iya ganteng banget," jawab Amel polos, kata-kata otomatis keluar begitu saja dari mulutnya. Haishhh. Setelah itu dia baru sadar kalau ketahuan sedang mengagumi friend with benefit-nya. "Ya, biasalah. Eh, ganteng dikit saja," ralat Amel lagi. Vino cuma senyum-senyum sambil ngelirik geli. Amel masih saja berkutat dengan rasa gengsi untuk mengakui perasaannya. "Jadi, apa status kita sekarang?" pancing Vino. "Cih, kenapa sih ngomong itu mulu?! Udah dibilang kita ini friend," sahut Amel pura-pura kesal. "With b

