Lily baru saja selesai mengebel seseorang saat nama Angga tertera di layar hapenya. "Apa Vano sudah sampai ke tempat lo?!" tanya Angga tanpa basa-basi begitu Lily mengangkat telponnya. "Hah? Tidak. Ehm, belum. Apa ada yang terjadi?" Lily balas bertanya dengan perasaan tak enak. "Dia sudah tahu semuanya..." Satu kalimat itu sudah menjelaskan segalanya. Lily menghela napas panjang, mencoba menenangkan dirinya. "Kau baik-baik saja?" Lily menanyakan keadaan Angga. "Muka lebam, gigi rontok dua, tapi aku masih baik-baik saja karena ia tak membunuhku. Beuh, tatapan mata Vano mengerikan! Berhati-hatilah Lily, pastikan kau bisa menjawabnya dengan tepat," pesan Angga. Lily bergegas merapikan dirinya begitu selesai menutup telponnya. Ia harus segera melarikan diri! Namun baru saja ia

