Anggun kembali, dia menegur Kasa karena melamun. Dikiranta, tidak sanggup bayar tagihan makan siang ini. "Aku baru dapat uang tambahan dari mengisi artikel di koran, biar aku tang traktir." "Apa, sih." Kasa menggeleng. Walau dia belum diangkat jadi anaknya Hadinata kalau hanya untuk bayar makan siang begini mana mungkin idak sanggup bayar sendiri. "Aku bisa bayar sendiri." Pria yang aslinya memiliki uang banyak tersebut pergi ke kasir untuk bayar makan siang begini. Anggun cuma menggeleng. Dasar kepala. Padahal kalau biarkan saja dia yang bayar, tidak masalah juga. Kasa sudah membicarakan soal perusahaan dan juga dia tanya-tanys soal apa yang akan lakukan setelah lulus kuliah nanti. Sementara calon sarjana ilmu komunikasi tersebut masih ingin jadi seorang wartawan profesional. Berar

