Kasa melawan mereka. Tentu saja dia tidak akan membiarkan orang-orang itu menyakitinya tanpa sebab. "Sialan!" Roy memaki ketika Kasa begitu berani membalas serangannya Bahkan dia tidak segan memukul wajah lelaki itu hingga Roy tersungkur dan hidungnya mengeluarkan darah. "Sudah tidak berguna, masih saja berani melawan!" Dihina seperti itu bagi Kasa sudah biasa. Namun yang dia tidak mengerti disini adalah Kenapa laki-laki itu menyerangnya dan lagi ini bukan pertarungan wajar karena mereka mengeroyok satu orang. "Aku tidak pernah cari masalah denganmu!" napas Kasa tersengal. Dia masih bersikap waspada jaga-jaga kalau ada yang menyerang lagi. Roy tersenyum sinis. "Kata siapa kamu tidak pernah punya urusan denganku? Lupa dengan perempuan yang kamu tolong waktu itu?" Kasa tidak akan lupa k

