Hadiah yang dikirimkan Kasa sudah sampai di rumah Anggun. Perempuan itu kaget setengah mati dengan hadiah super mewah yang dibelikan Kasa. Tadinya sempat mengira salah alamat ternyata memang benar itu untuknya. Anggun ingin mendengar penjelasan Kasa. Segera dia menelepon laki-laki itu untuk mendapatkan penjelasan. Anggun tidak perlu terkejut seharusnya ketika Kasa malah menanggapi biasa saja, seakan-akan itu bukan hal spektakuler. "Kasa, kursi itu sangat mahal dari mana kamu mendapatkan uang untuk membayarnya?" "Aku membeli itu pakai uang tambahan dari atasanku. Jangan khawatir Itu sudah dibayar lunas dan tidak akan jadi masalah." "Oke, aku percaya padamu. Tapi, 'kan tidak perlu juga beli kursi mahal begitu." "Aku mau lakukan sesuatu untuk membalas kebaikan ibumu." Anggun terdengar

