“Omong kosong apa yang sebenarnya sedang kamu katakan ini?” Bandit itu menampakan wajah kesal, entah karena dia tidak mengerti dengan ucapan Helcia atau dia hanya ingin menghindar dari pertanyaan yang di lontarkan oleh Helcia. Karena Helcia menganggap para bandit itu terlalu bodoh untuk mendengarkan kalimat perumpamaan, maka dia kembali bertanya, “Siapa dalang yang telah menyuruh kalian untuk membunuhku?” Keheningan kembali menyambut ruangan itu, tidak ada satupun bandit yang berani membuka mulut dan mengangkat kepala mereka. Pedang yang berada didepan leher mereka pun sudah tidak dihiraukan lagi, mereka beranggapan bahwa Helcia pasti ingin mengetahui rahasia dibalik pembunuhannya, sehingga tidak akan membunuh mereka langsung. Helcia menghela nafasnya, hari sudah mulai semakin dingin,

