CHAPTER 50. TANDA (1)

1790 Kata

Hati Helcia terasa sakit ketika mendengar Orestes berkata demikian. Orestes mungkin tidak tersinggung karena dia tidak mempunyai emosi, namun Helcia sadar bahwa ucapannya terlalu menyakitkan. Selalu di kelilingi oleh emosi marah serta benci dari orang lain, turut membuat Helcia merasakan emosi yang sama. Sehingga sulit untuknya tetap bersikap tenang di situasi seperti ini. “Bukan. Bukan seperti itu maksudku. Aku tidak membela Istvan, ataupun bermaksud menghinamu.” “Aku tahu, Helcia. Kamu tidak perlu terlalu memikirkannya.” Setelah menghela nafas beberapa kali untuk menenangkan pikirannya yang mulai kalut hingga terbawa emosi. Helcia kembali berkata, “Istvan Hesperos mungkin bukanlah orang yang menanamkan segel ini kepadaku. Tapi, aku tidak akan menyangkal bahwa dia tahu seseorang telah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN