CHAPTER 35. OBAT

1845 Kata

Ketika lampu utama mansion telah mati. Petra menyusup dari balik bayangan, berusaha agar langkahnya tidak bisa terdengar oleh penjaga yang tengah berlalu lalang di sekitar mansion. Kemudian dia berlari dengan cepat, menembus jalanan bersalju yang terkadang akan menghambat langkahnya. Petra sempat berhenti beberapa saat untuk memastikan tidak ada satupun penjaga yang berada dibawah jendela kamar Helcia, sebelum akhirnya memanjat naik dengan mudah. Ia melipir di dinding balkon, kemudian mengintip kedalam kamar Helcia. Helcia baru saja mematikan lampu kamar untuk pergi tidur. Namun, aura kehadiran yang dipancarkan oleh Petra membuatnya menoleh ke arah balkon. “Petra?” “Ini saya, Nona.” Bisik Petra. Kaki Helcia melangkah ke pintu balkon, kemudian membukanya. Udara dingin langsung berhembu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN