Bab 52: Gairah

1024 Kata

*** "Sedang apa?" Malika meluangkan waktu ke rumah Harold saat siang hari tiba. Dia datang bukan tanpa alasan. Tugas Malika adalah membuatkan makan siang untuk lelaki itu. Dia merasa bahwa dirinya perlu mengurusi Harold meskipun acara pernikahan mereka masih lama. Berbicara pernikahan, sebetulnya Harold tidak terlalu mengharapkan pernikahan yang megah seperti pernikahan pada umumnya. Dia sudah pernah menikah sebelumnya sehingga tidak terlalu mendambakan kemewahan pernikahan. Bagi Harold, pernikahan itu lebih kepada bagaimana dua orang bisa saling menyatu dengan perasaan ikhlas. Kemewahan pernikahan bukanlah hal utama. Melainkan Sebuah kenyamanan. Kalau perlu, Harold tidak mau media online menyoroti pernikahan dirinya dan Malika nantinya. "Sedang membuat lagu untuk kamu. Aku berhar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN