Bab 25: Hari yang Menyenangkan

2006 Kata

*** Setelah sholat subuh, Khadija menelepon seseorang di balkon kamarnya. Dia ingin menghirup udara segar. Sekadar mengusir penat yang ia rasakan. Dia lelah dengan kabar miring mengenai suaminya. Setiap kali membaca artikel tentang Harold di internet, Khadija seperti dihasut oleh seseorang untuk membenci suaminya. Khadija percaya pada suaminya. Artikel itu mulai membuat Khadija kepikiran. Artikel itu berusaha meracuni pikiran Khadija. Entahlah. Sebuah teori menyebutkan bahwa kebohongan yang terus menerus ditampilkan akan dianggap sebagai kebenaran oleh orang yang melihatnya. Begitulah yang Khadija rasakan. Keadaan seolah-olah meminta Khadija membenci suaminya. Keadaan memaksanya untuk melakukan itu. "Di mana Harold?" tanya seseorang di seberang telepon. Suara itu adalah suara mil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN