Bab 29: Maaf

1069 Kata

*** Harold adalah tipe orang yang tidak mau terlalu memusingkan sesuatu lebih jauh. Jadi, semua hal ia serahkan kepada manajemennya. Berita yang beredar selalu menuntut klarifikasi. Harold sudah lelah menjelaskan dirinya sendiri. Karena pada akhirnya, ia hanya akan dihujat oleh orang-orang. Media terpaksa lebih banyak menyoroti Raffi sebagai pihak ketiga yang siap diwawancarai. Harold sibuk melakukan pembenahan diri. Menyiapkan mental untuk menghadapi permasalahannya sendiri. Harold memilih tidur di ruang musiknya sendirian, sampai pagi hari tiba. Pria itu masuk ke kamar bersama istrinya ketika pagi hari sudah tiba. Seperti hari-hari terakhir ini, Khadija selalu sibuk pada urusannya. Wanita itu sedang menelepon di balkon. Entah sedang membicarakan apa. Harold duduk di tepi kasur m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN