19. Suamiku Menginginkanmu

2205 Kata

Sherry membuka matanya perlahan, bulu matanya bergerak-gerak beberapa kali sebelum fokus pada langit-langit yang tidak ia kenal, tinggi, dengan ukiran halus di sudut-sudutnya, dan lampu gantung kecil di tengahnya. Tubuhnya terasa berat. Seperti ada beban tak terlihat yang menekan setiap tulang, setiap otot, setiap helai napas yang ia tarik. Ia tidak tahu kapan matanya terlelap tadi malam. Yang ia ingat hanyalah berbaring di ranjang empuk ini, menatap gelapnya langit-langit, sementara pikirannya berputar tanpa henti, tentang Raymond, tentang Ivana, tentang malam di kamar tamu itu, tentang tatapan ayahnya yang penuh rencana jahat, tentang tuduhan pencurian yang menjebaknya. Satu per satu. Seperti simpul tali yang semakin kencang setiap kali ia berusaha melepaskannya. Ranjang di sampingny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN